Hadits Tentang Bersyukur dan Maknanya dalam Kehidupan

Portalislam.idHadits tentang bersyukur merupakan cerminan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Dalam Islam, syukur bukan sekadar ucapan, melainkan manifestasi keimanan melalui hati, lisan, dan perbuatan. Hal ini menjelaskan bahwa syukur berarti mengakui nikmat Allah SWT dan menggunakannya sesuai kehendak-Nya, bukan untuk kemaksiatan.

Allah SWT berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7:

لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

“Sesungguhnya jika kalian bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari, sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).

Ayat ini menunjukkan bahwa syukur menjadi jalan menuju bertambahnya nikmat dan terhindarnya seseorang dari azab.

Hadits Tentang Teladan Syukur Rasulullah SAW

Kisah Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW sering salat malam hingga kakinya bengkak. Ketika ditanya mengapa beliau melakukannya meski sudah diampuni dosanya, beliau menjawab:

أَفَلَا أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا

Artinya: Tidakkah sepatutnya aku menjadi hamba yang bersyukur?
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini menegaskan bahwa tingkatan syukur tertinggi adalah mengabdi sepenuh hati kepada Allah, bukan hanya dalam kata, tapi juga dalam amal ibadah.

Hadits-Hadits Tentang Bersyukur

Rasulullah SAW banyak memberikan teladan dan pengajaran tentang pentingnya sikap bersyukur, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Berikut beberapa hadits sahih yang mengandung makna syukur:

NoTeks Hadits ArabArti HaditsSumber
1مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ“Barang siapa yang tidak mensyukuri yang sedikit, maka ia tidak akan mampu mensyukuri yang banyak.HR. Ahmad 
2مَنْ لَا يَشْكُرِ النَّاسَ لَا يَشْكُرِ اللَّهَBarang siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah.HR. Tirmidzi dan Baihaqi 
3عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ… إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُSungguh menakjubkan urusan orang mukmin. Semua urusannya adalah kebaikan. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur; jika mendapat kesusahan, ia bersabar.HR. Muslim 
4قَالَ اللّٰهُ تَعَالَىٰ: يَا ابْنَ آدَمَ، إِنَّكَ مَا ذَكَرْتَنِي شَكَرْتَنِي، وَإِذَا نَسِيتَنِي كَفَرْتَنِيWahai anak Adam, selama engkau mengingat-Ku, berarti engkau bersyukur kepada-Ku; dan apabila engkau melupakan-Ku, berarti engkau kufur.HR. Thabrani 

Tafsir Ayat Bersyukur Menurut Ulama

Dalam tafsirnya, KH Nadirsyah Hosen menulis bahwa konteks Surat Ibrahim ayat 7 tidak hanya tentang bersyukur secara pribadi, melainkan peringatan agar umat tidak lupa nikmat seperti Bani Israil dahulu. Mereka diberi keselamatan dari Fir’aun, namun tetap kufur nikmat.

Bersyukur bukan semata menerima rezeki besar, melainkan juga mengakui kasih sayang Allah sekecil apa pun bentuknya. Nabi SAW bahkan memberi sebutir kurma kepada pengemis, dan orang yang menerimanya dengan syukur mendapat tambahan rezeki 40 dirham sebagai balasan dari Allah melalui Nabi.

Hakikat Syukur Menurut Para Sufi

Menjelaskan bahwa Al-Qusyairi dalam ar-Risalatul Qusyairiyyah mendefinisikan syukur sebagai:

حقيقة الشكر عند أهل التحقيق الاعتراف بنعمة المنعم على وجه الخضوع

Artinya: “Hakikat syukur menurut ahli hakikat adalah pengakuan atas nikmat Allah dengan kerendahan hati dan ketundukan.”.

Al-Junaid menambahkan,
“Syukur itu adalah tidak bermaksiat kepada Allah dengan nikmat-Nya.”

Pernyataan Al-Junaid menunjukkan bahwa setiap nikmat harus digunakan untuk ketaatan, bukan kesenangan dunia semata.

Ayat Al-Quran Tentang Syukur

Selain hadits, banyak ayat Al-Qur’an menegaskan tentang pentingnya bersyukur. Salah satunya dalam kisah Luqman:

وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

Artinya : “Dan sesungguhnya Kami telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu: Bersyukurlah kepada Allah. Barang siapa yang bersyukur, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri. Barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS. Luqman: 12)

kemudian, ada juga beberapa ayat lain yang memperkuat pentingnya rasa syukur, antara lain:

وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Artinya : “Dan sedikit di antara hamba-hamba-Ku yang bersyukur.” (QS. Saba’: 13).

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya : “Ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat kepadamu, bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu kufur.” (QS. Al-Baqarah: 152).

Ayat-ayat tersebut menegaskan bahwa rasa syukur adalah pondasi spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tiga Tingkatan Syukur

Para ulama NU membagi syukur menjadi tiga tingkatan :

TingkatanBentuk SyukurPenjelasan
Syukur dengan hatiMengakui nikmat Allah secara mendalam.Melalui kesadaran bahwa semua datang dari-Nya.
Syukur dengan lisanMengucap Alhamdulillah.Menyebut nikmat secara positif tanpa kesombongan.
Syukur dengan perbuatanMenggunakan nikmat untuk kebaikan.Membantu sesama, beribadah, dan menjauhi maksiat.

Ketiga bentuk syukur ini harus bersatu agar seseorang mencapai derajat hamba yang benar-benar bersyukur (as-syākirīn).

Hikmah Bersyukur

Menurut tafsir, orang yang bersyukur memiliki tiga keuntungan besar:

  1. Mendapat tambahan nikmat.
    Allah menjanjikan peningkatan rezeki kepada mereka yang bersyukur dengan tulus.
  2. Menjadi pribadi yang produktif dan bahagia.
    Mereka memandang setiap nikmat sebagai peluang, bukan kekurangan.
  3. Terhindar dari penyakit hati.
    Syukur mengusir iri, dengki, dan keluh kesah yang merusak ketenangan batin.

Nadirsyah Hosen menulis, “Orang yang bersyukur akan memanfaatkan peluang sekecil apa pun yang dimiliki sebagai bekal untuk terus maju. Sementara orang yang mengeluh tidak akan produktif.”

Praktik Syukur Sehari-hari

Untuk menumbuhkan rasa syukur berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW dan penjelasan ulama, berikut beberapa amalan sederhana:

  • Mulailah hari dengan dzikir Alhamdulillah ‘ala kulli haal (segala puji bagi Allah dalam segala keadaan).
  • Gunakan harta dan waktu untuk kebaikan.
  • Hindari iri terhadap nikmat orang lain dan bersujud syukur ketika mendapat kabar baik.
  • Ceritakan nikmat tanpa kesombongan sebagai bentuk tahadduts bin ni’mah (menyebut nikmat dengan rasa terima kasih).

Hakikat Syukur dalam Kehidupan

Makna syukur tidak boleh disalahartikan seperti dalam ungkapan sehari-hari “syukurin loe.” Syukur sejati justru menebarkan kebahagiaan kepada sesama, bukan mengejek kesulitan orang lain.

Dengan bersyukur, hati menjadi lapang, dan jiwa tenang karena menyadari semua datang dari Allah SWT. Bahkan seorang sufi mengatakan, Syukur karena bisa bersyukur adalah nikmat yang paling sempurna..

Kesimpulan

Hadits tentang bersyukur menegaskan bahwa syukur adalah inti dari ketakwaan. Rasulullah SAW memberikan teladan sempurna dengan ibadahnya yang penuh kesabaran dan rasa cinta kepada Allah.

Melalui penjelasan para ulama NU, kita belajar bahwa syukur bukan hanya ucapan, tapi pengakuan mendalam terhadap kasih Allah SWT yang mendorong manusia berbuat baik, beramal saleh, serta menjauhi kesia-siaan hidup.

Mari jadikan syukur sebagai napas kehidupan, agar setiap nikmat kecil terasa besar dan setiap ujian menjadi ladang pahala.

FAQ

1. Apa makna syukur dalam Islam?

Syukur adalah pengakuan atas nikmat Allah dengan hati yang tunduk, ucapan pujian, dan amal kebaikan sejati.

2. Bagaimana cara bersyukur sesuai tuntunan Rasulullah SAW?

Dengan memperbanyak ibadah, membantu sesama, dan mengucap Alhamdulillah di setiap keadaan.

3. Mengapa syukur menjadi kunci kesuksesan hidup?

Karena Allah menjanjikan tambahan nikmat dan ketenangan bagi hamba-Nya yang bersyukur dengan tulus.

​​

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You might also like
Dalil & Hadits Tentang Orang Munafik: Ciri, Dalil Arab, & Artinya

Dalil & Hadits Tentang Orang Munafik: Ciri, Dalil Arab, & Artinya

10 Dalil & Hadits Tentang Rezeki Tidak Akan Tertukar

10 Dalil & Hadits Tentang Rezeki Tidak Akan Tertukar

3 Hadits Tentang Anak Yatim: Keutamaan dan Janji Surga

3 Hadits Tentang Anak Yatim: Keutamaan dan Janji Surga

5 Hadits Tentang Palestina di Akhir Zaman dan Maknanya

5 Hadits Tentang Palestina di Akhir Zaman dan Maknanya

10 Hadits Tentang Menuntut Ilmu: Keutamaan dan Dalilnya

10 Hadits Tentang Menuntut Ilmu: Keutamaan dan Dalilnya

7 Hadits Tentang Ramadhan: Makna, Keutamaan, dan Dalilnya

7 Hadits Tentang Ramadhan: Makna, Keutamaan, dan Dalilnya